Sabtu, 11 Februari 2017

KENALI DULU LAWAN BICARAMU


Ketika saya sedang iseng-iseng membuka aplikasi play store yang ada di handphone saya, dan saya melihat-lihat aplikasi yang muncul di layar handphone saya. Kemudian saya geser touch screen ke bawah dan di situ muncul aplikasi yang menurut saya cukup menarik, aplikasi itu bernama “999 Kumpulan Cerita Lucu dan Humor”. Lalu aplikasi tersebut saya download dan setelah terpasang saya buka aplikasinya. Tepat di daftar judul yang keenam, judulnya yaitu “Dosen Fisika Koplak Yang Sadis”. Kemudian saya membaca isi cerita dari judul tersebut, dan setelah saya baca ternyata isinya tidak sekoplak judulnya. Menurut saya judul tersebut lebih mengarah kepada pesan moral yang sangat penting. Seperti inilah isi dari judul “Dosen Fisika Koplak Yang Sadis”:

Suatu ketika di salah satu kampus/perguruan tinggi terdapat dua perbincangan antarmahasiswa yang bernama Jono dan Rodhin:

Jono: “Eh lu anak baru ya?”
Rodhin: “Iya..”
Jono: “Hati-hati lu sama dosen Fisika, kalau salah sedikit bias digampar, dan nggak pernah dia kasih nilai A, pelit banget deh pokoknya dia kalau kasih nilai
Rodhin: “Ooh… gue udah tau”
Jono: “Iya, dosennya udah jelek, gembel gitu mukanya, mana miskin lagi!”
Rodhin: “Ooh… gue udah tau”
Jono: “Pokoknya ntar kalau pulang kita kerjain yuk! Kita siram pake air got, kalau perlu kita gebukin tuh guru jelek! Eh, ngomong-ngomong kok lu dari tadi bilang kalo lu udah tau sih?”
Rodhin: “Gue kan anaknya ….”
Jono: @_@

Nah, itulah isi cerita dari “Dosen Fisika Koplak Yang Sadis”, dari cerita itulah kemudian saya berfikir dan mengambil sisi pesan moral dari cerita tersebut. Jadi, pesan moral yang dapat kita ambil dari percakapan antara Jono dan Rodhin yaitu “kenali dulu lawan bicaramu”. Kenapa mengenal lawan bicara itu sangat penting? Ya, menurut saya memang sangat penting. Kita harus mengenal siapa sebenarnya kerabat kita, teman kita, saudara kita, bahkan seseorang yang baru kita kenal. Kita harus mengenal seseorang tidak hanya sebatas kenal nama dan alamat saja. Tetapi, kita juga harus mengenal lebih detail siapa sebenarnya teman dekat kita. Ketika kita baru mengenal orang jangan hanya menanyakan nama, tapi tanyakan juga siapa dia, siapa saja kerabat dekatnya, dan kalau perlu tanyakan siapa orang tuanya. Mengapa demikian? Ya… supaya tidak akan terjadi cerita Jono dan Rodhin edisi kedua. Hehehe

Sooo, saya berpesan kepada murid saya, mahasiswa saya, kolega saya, saudara saya, dan siapa sajalah pokoknya. Kenalilah seseorang jangan hanya sebatas nama dan alamat saja. Tapi, kenalilah orang-orang yang ada didekat kita, minimal kita tau siapa dia dan siapa orang-orang yang ada didekat mereka.

Pesan khusus buat kolega saya, baik teman dosen maupun guru: kiranya penting kita sampaikan pesan moral seperti ini kepada peserta didik kita. Kita sebagai seorang pendidik sudah selayaknya tidak hanya mengajarkan pendidikan saja kepada peserta didik kita. Sampaikanlah juga dakwah yang bermanfaat bagi kehidupan sosial peserta didik kita. Sampaikan kepada peserta didik kita bahwa mengenal seseorang jangan hanya sebatas nama dan alamat saja. Tetapi, kenalilah secara detail siapa dia dan siapa orang-orang yang berada didekat mereka. Pesan ini perlu saya sampaikan tidak lain dengan tujuan supaya tidak ada lagi Jono-Jono yang lain di luar sana. Hehehe.

Semoga bermanfaat.

   
        




Tidak ada komentar:

Posting Komentar